Strategi UMKM Menghadapi Resesi 2020 – 2021

Strategi UMKM Menghadapi Resesi 2020 – Banyak pakar dan pengamat ekonomi memperkirakan bahwa dampak pandemi akan mempengaruhi perekonomian makro di Indonesia pada akhir tahun 2020 hingga sepanjang tahun 2021. Dampak ini akan sangat mempengaruhi aspek perekonomian di tingkat makro karena akan terjadi defisit di setiap neraca perdagangan Indonesia.

Namun, sebagai pengusaha kelas menengah kita tak perlu khawatir dengan kondisi tersebut. Sebab kita tidak akan terlalu terpengaruh oleh keadaan resesi di tahun 2020 hingga 2021 itu. Apalagi kalau kita mempunyai bisnis yang dapat menerapkan strategi jitu untuk menjinakkan dampak resesi. Tentunya eksistensi usaha kecil menengah atau UMKM ini akan menjadi penopang bagi perekonomian di RI sepanjang tahun 2021.

Apa saja strategi umkm menghadapi resesi tahun 2020 agar kita dapat bertahan menghadapi situasi tekor-nya perekonomian di Indonesia? Beberapa tips berikut ini memang tidak teknis sifatnya, tapi dapat menjadi insight yang baru dalam memandang situasi krisis di Indonesia.

Strategi UMKM Menghadapi Resesi 2020

Usaha yang Tahan Krisis

Sejarah mengatakan bahwa bisnis dan usaha kelas menengah dan mikro atau yang akrab kita sebut sebagai UMKM atau UKM dapat bertahan di segala keadaan krisis semenjak tahun 1970-an maupun tahun 1997 ketika krisis melanda Asia dan sekitarnya.

Usaha mikro kecil dan menengah tak tergoyah oleh krisis karena berbagai sebab, di antaranya adalah kemandirian mereka dalam berwirausaha, serta mereka tak terlalu bergantung pada modal yang besar. Ketergantungan kepada modal yang besar akan menyebabkan perusahaan skala makro tidak dapat melakukan proses produksi karena ketiadaan kapital.

Strategi usaha kecil menengah dalam setiap krisis jelas berbeda-beda. Setiap zaman mempunyai pendekatan yang berbeda-beda. Untuk menghadapi resesi tahun 2020 – 2021, berikut ini adalah strategi umkm untuk menghadapi resesi.

Baca Juga : Peluang Usaha Menjelang Puasa Paling Efektif Pada Masa Pandemi Virus Corona

Kiat Menghadapi Resesi untuk UMKM dan Perusahaan Berskala Menengah

Resesi memang berdampak luas terhadap segala bidang perekonomian di semua negara. Namun untuk bisnis skala menengah dan mikro beberapa kiat ini menjadi strategi yang jitu untuk menghadapi resesi. Berikut ini beberapa di antaranya;

  1. Menjual Apa Yang Dibutuhkan Oleh Pasar.

Strategi dalam menghadapi resesi bagi UMKM adalah selalu mengupdate perkembangan pasar yang berubah setiap harinya. Kita bisa melihat apa saja yang sedang laku di pasaran melalui berbagai cara. Salah satunya adalah melihat keadaan pasar di Google trends. Dari sini kita bisa melihat apa saja yang dicari oleh konsumen dalam waktu tertentu.

Dari data ini kita menjadi tahu bahwa suatu barang meningkat atau menurun pencariannya. Ini akan sangat bermanfaat sekali bagi usaha kecil dan menengah dalam menghadapi kebutuhan pasar. UMKM atau UKM yang tidak mengupdate perkembangan pasar akan tertinggal dari pesaingnya.

  1. Tidak Saja Apa Yang Dijual, Tapi Bagaimana Menjualnya.

Bisnis di era sekarang tidak hanya terkait barang apa saja yang akan kita jual, tapi juga bagaimana barang tersebut dijual. Sebagai ilustrasinya adalah sebagai berikut; jika kita berjualan kuliner, maka sekarang sudah banyak sekali bisnis yang membuka usaha makanan.

Guna mengatasi hal tersebut maka kita harus melihat keadaan pasar lagi. Yakni terkait apa yang mereka inginkan dari produk yang mereka konsumsi. Trend saat ini adalah makanan datang sendiri ke rumah konsumen. Maka buatlah bisnismu menjadi gampang terakses oleh mereka yang berada di rumah, misalnya dengan menawarkan pengantaran.

  1. Melihat Pengalaman Kompetitor

Kompetitor adalah sumber ilmu yang nyata. Kita bisa belajar dari mereka terkait kebertahanan bisnis. Ternyata kita juga belajar ketika kompetitor sedang bangkrut. Saat kompetitor bangkrut kita bisa belajar tentang sebuah kegagalan agar hal tersebut tidak sampai kita terjadi pada bisnis kita.

Pengalaman kompetitor ini bisa menjadi acuan untuk strategi kita dalam menghadapi krisis atau resesi tahun 2020 – 2021. Termasuk ketika mereka dapat bangkit dari keterpurukan tersebut, tentunya itu adalah hal yang harus kita tiru terutama terkait kiat mereka untuk keluar dari tantangan resesi.

  1. Jangan Pernah Terlambat Dalam Mengeksekusi Ide.

Kunci di dalam menghadapi krisis adalah dengan melihat semua peluang yang ada di depan mata. Peluang tersebut muncul laksana momentum yang tidak dapat terpastikan kapan datangnya. Maka dari itu kita harus bersiap-siap untuk menjemput momentum ide tersebut.

Strategi setelah mendapatkan ide haruslah segera kita eksekusi. Karena ide apabila dibiarkan sebatas ide akan hilang terbawa angin. Segeralah eksekusi segala macam ide yang muncul di kepala. Pebisnis yang tahu akan langkanya peluang pasti akan segera mengeksekusi ide. Sebab tanpa segera eksekusi, ide tersebut akan keburu tereksekusi oleh orang lain. Jangan sampai ide-mu akan bisnis tertikung oleh orang lain.

Bisnis umkm adalah penopang utama dalam perekonomian Indonesia di tengah situasi resesi. Kita sebagai bisnis owner harus mempersiapkan strategi untuk menghadapi agar jangan sampai ikut tumbang bersama resesi ekonomi di tingkat makro. Sekian beberapa insight  mengenai strategi umkm menghadapi resesi tahun 2020 – 2021, semoga bermanfaat.

Baca Juga : Usaha yang Cocok untuk Anak Muda di Desa Apa Saja ya?

Tinggalkan Komentar

Buka WhtasApp
Hallo.
Ada yang bisa kami bantu?
Klik disini untuk chat Via WhatsApp