Keuntungan Melakukan Kemitraan untuk Mengembangkan Bisnis

Keuntungan kemitraan – Menjalani bisnis memang perlu kegigihan yang tiada henti. Karena sebagai seorang pebisnis tentu Anda ingin bisnis Anda akan bertahan lama dan itu bukan sesuatu hal yang mudah. 

Perlu adanya strategi bisnis yang sesuai dengan keadaan dan survei pasar. Sebagai seorang pebisnis, tentu yang kita inginkan adalah produk/jasa yang kita tawarkan akan sampai ke tangan konsumen dan tidak mubazir karena tidak laku. Untuk itu perlu adanya analisis pasar, seberapa jauh pasar dapat menampung barang atau jasa yang akan diproduksi.

Ada salah satu cara yang bisa memperluas pasar kita, yaitu dengan melakukan kemitraan bisnis. Hal ini menjadi strategi bisnis yang banyak dilakukan oleh perusahaan. Mereka tidak lagi menciptakan persaingan pasar, malah melakukan kolaborasi untuk kemitraan bisnis.

Alasan Mengapa Anda Perlu Melakukan Kemitraan Bisnis

Bisnis Anda akan berkembang ketika memiliki pasar yang semakin luas, karena itu berarti cakupan dan produksi semakin tinggi. Ada beberapa alasan yang perlu Anda pertimbangkan untuk melakukan kemitraan bisnis agar bisnis semakin berkembang.

Menambah Relasi

Melakukan kemitraan bisnis untuk menambah relasi ini jelas dampak positif yang pertama. Bermitra dengan bisnis lain yang tidak dalam satu bidang yang sama memungkinkan Anda berkolaborasi untuk membuat project baru yang memiliki daya tawar bagus.

Memperluas Pasar

Menjalin kemitraan bisnis juga merupakan strategi dalam memperluas pasar. Tentu bisnis yang berkembang memiliki pasar yang juga luas. Dengan melakukan kemitraan, bisnis Anda akan memiliki pasar yang lebih luas, yaitu dengan mengenalkan produk Anda ke pasar mitra bisnis Anda.

Sekaligus Melakukan Riset Pasar

Kemitraan bisnis juga harus Anda manfaatkan sebagai waktu untuk melakukan riset pasar. Riset sejauh mana konsumen dapat menampung produk yang nanti dihasilkan. Ini penting dilakukan karena jelas kita tidak mau produk yang sudah diproduksi tidak laku di pasaran. Selain akan merugikan perusahaan, juga membuat tidak adanya tempat untuk menaruh barang itu. Karena tetap harus memproduksi barang baru.

Menjembatani Kesenjangan dalam Hal Keahlian dan Pengetahuan

Sering kali pengusaha melakukan kemitraan dengan bisnis yang tidak satu bidang. Itu membuat kedua bisnis bisa saling melengkapi. Di satu sisi kedua bisnis bisa berkolaborasi dan menghasilkan project yang tidak diduga. Di sisi lain kedua bisnis juga saling melengkapi apa yang sebelumnya tidak mereka tau di bidang bisnis yang lain. 

Kemitraan bisnis jelas mampu menjembatani kesenjangan keahlian pada dua bisnis yang berbeda.

Baca juga: Pentingnya Menggunakan Sistem Manajemen Konten (CMS) untuk Bisnismu

Menambah Variasi Bisnis

Kolaborasi antara dua bisnis yang ada pada bidang yang berbeda, jelas akan menghasilkan variasi bisnis baru. Ini menjadi kabar yang membahagiakan karena akan memperkaya variasi bisnis yang ada. Mungkin saja variasi bisnis baru yang muncul karena banyak yang melakukan kolaborasi akan menciptakan kesejahteraan bagi semua orang yang terlibat. Tentu itu amat baik untuk perorangan, perusahaan, dan perekonomian negara.

Jenis-jenis Kemitraan

Kemitraan Umum

Kemitraan umum adalah bentuk dasar dari kemitraan. Mitra berbagi keuntungan secara merata. Begitu juga, kewajiban keuangan dan hukum dibagi merata antar mereka, di mana mereka memiliki tanggung jawab tidak terbatas. Masing-masing mitra memiliki hak yang sama dalam mengelola, mengambil keputusan dan mengendalikan bisnis. Meskipun demikian, itu semua juga tergantung pada perjanjian, yang mana bisa menetapkan persyaratan yang berbeda. 

Kemitraan umum seringkali datang melalui perjanjian nonformal dan tidak perlu mendaftarkannya sebagai badan usaha. Sehingga, mereka mudah dibentuk dan dibubarkan. Seringkali, mereka bubar secara otomatis jika ada mitra yang meninggal atau bangkrut.

Kemitraan Terbatas

Kemitraan terbatas terdaftar sebagai badan usaha formal. Itu melibatkan mitra umum dan mitra terbatas. Sebagaimana telah saya sebutkan sebelumnya, keduanya memiliki tanggung jawab yang berbeda terkait dengan utang dan kewajiban. Mitra umum memiliki tanggung jawab tidak terbatas. Sedangkan, mitra lainnya memiliki tanggung jawab terbatas. 

Limited Liability Partnership (LLP)

LLP memiliki beberapa elemen kemitraan dan korporasi. Setiap mitra memiliki tanggung jawab terbatas. Mereka juga tidak bertanggung jawab atas kesalahan keuangan dan hukum mitra lainnya. Dalam menjalankan bisnis, setiap mitra terlibat aktif dalam mengelola dan mengambil keputusan bisnis. Bentuk organisasi ini lazim untuk profesi seperti pengacara dan akuntan.

Limited liability limited partnership (LLLP)

LLLP adalah bentuk yang lebih baru dari kemitraan bisnis. Organisasi bisnis ini beroperasi layaknya kemitraan terbatas dengan memiliki mitra umum dan mitra terbatas. Mitra umum mengelola bisnis secara aktif tapi memiliki perlindungan kewajiban, tidak seperti dalam kemitraan terbatas.

 

1 komentar

Tinggalkan Komentar

Buka WhtasApp
Hallo.
Ada yang bisa kami bantu?
Klik disini untuk chat Via WhatsApp