Ide Bisnis Rumahan di Desa yang Paling Menjanjikan

Perbedaan antara desa dan kota sekarang sudah tidak begitu kentara. Desa dan kota saling terhubung lewat teknologi yang bernama Internet. Penduduk desa ketika akan mengakses internet sudah tidak perlu repot-repot pergi ke WarNet, namun cukup dari layar hape masing-masing. Hal inilah yang membuat desa juga patut diperhitungkan dari segi perekonomian maupun potensinya untuk berkembang. Tentunya, fakta bahwa masih banyak warga desa yang mencari penghidupan di kota itu tidak bisa dikesampingkan. Namun tulisan ini tidak akan membahas itu, karena ada yang lebih berkompeten untuk mengurusi urbanisasi. Tulisan ini akan membahas mengenai ide bisnis rumahan di desa yang menjanjikan untuk masa depan.

Kita mempunyai kesempatan yang sama untuk menikmati anugerah zaman ini yang berupa teknologi internet. Tidak terkecuali masyarakat yang berada di pedesaan. Sekalipun secara geografis agak terpinggir, pada dasarnya masyarakat di desa juga mempunyai kesempatan untuk mengembangkan ide bisnis rumahan di desa yang menjanjikan. Lalu apa saja ide usaha di desa yang bisa kita eksekusi?

Ide Bisnis Rumahan di desa kuncinya adalah di potensi desa itu sendiri

Sebelum mengeksekusi ide bisnis rumahan di desa ada baiknya terlebih dahulu kita memetakan potensi di desa yang bernilai jual. Ada banyak komoditas di desa tentunya, yang bisa kita jadikan lahan untuk berbisnis. Desa sudah sejak ratusan tahun silam menjadi penyokong berkembangnya perkotaan. Desa menjadi penyedia pangan yang utama, dan bahan komoditas lainnya. Coba tengok di sekitar kita, apa yang paling banyak diproduksi namun belum begitu kita manfaatkan secara maksimal?

Sebagai contoh adalah Sentra Batik Pekalongan di pantai utara sana. Di daerah tersebut banyak sekali pengrajin batik turun-temurun yang menggunakan resep leluhur untuk membuat batik. Potensi tersebut bisa kita manfaatkan dengan menjadi reseller produk batik pekalongan. Secara pemasaran, para produsen pabrik juga belum memperhatikan promosi produk. Oleh karenanya kesempatan itu harus kita manfaatkan sebaik mungkin. Itu tadi salah satu contoh bagaimana melihat potensi di sekitar kita. Setelah itu kita bisa memulai usaha dengan melihat apa kebutuhan kebanyakan masyarakat desa. Berikut ini adalah ide bisnis rumahan di desa yang layak kita coba bersama-sama;

Ide Bisnis Rumahan di desa Jual Beli Tabulampot dan TOGA

Tren ini sedang naik ketika pandemi menghajar perkotaan. Banyak orang di perkotaan mulai berkebun di sela-sela ruang sempit untuk mengisi waktu luangnya. Tentunya ini bisa menjadi potensi bagi petani di pedesaan, karena mau tidak mau bibit tanaman hanya bisa kita budidayakan di desa. Lewat marketing online yang jitu, kita bisa mengenalkan berbagai bibit tanaman kepada pembeli yang umumnya berada di perkotaan. Di samping itu kita bisa berjualan pupuk dan media tanam lainnya. Bisnis ini bisa memang sepaket, karena setiap orang yang bercocok tanam pasti membutuhkan pupuk dan media tanam. Untuk menggaet pangsa pasar, kita bisa memulai jualan tanaman buah dalam pot yang masih memungkinkan untuk ditanam di ruang perkotaan, seperti melon, anggur, ataupun jambu. Selanjutnya bisa juga membidik pangsa lainnya, seperti tanaman obat keluarga yang sangat dibutuhkans sekali dalam kondisi pandemi. Dengan berjualan bibit TOGA, akan memudahkan mereka yang ingin menanam sendiri obat-obatan keluarga di lahan yang tersisa di kota.

Bisnis Peralatan Resepsi

Di masa pandemi para ‘seniman pelaminan’ harus merombak lagi bisnis usahanya. Dikarenakan saat ini keadaan sedang tidak mengizinkan untuk berkumpul dan berkerumun. BIasanya pebisnis sound system dll akan sepi peminat. Tapi coba tengok, sekalipun pandemi masih tetap ada warga desa yang mengadakan hajatan, entah itu nikahan, sunatan, ataupun hajat lainnya. Untuk itu sebagai pebisnis sound system kita harus mulai mengenalkan paket sewa yang baru, semisal hanya menyewakan sepaket amply+Sound tanpa tenda resepsi. Bisnis resepsi ini juga harus dikonsep ulang termasuk bagaimana mempromosikannya ke publik. Bisa juga kita menyewakan seperangkat alat protokol kesehatan untuk hajatan. Ini lebih menguntungkan daripada hanya menunggu keadaan pulih seperti sediakala. Silakan dicoba, terutama untuk bisnis di desa.

Bisnis Resepsi

Penduduk desa cenderung susah untuk mengalokasikan uang dalam soal makanan karena biasanya mereka membuat sendiri kudapan hariannya. Tetapi tidak menutup kemungkinan juga kita berbisnis kuliner di desa. Caranya adalah dengan mendapatkan pelanggan seluas mungkin. Kita bisa memulai dengan bisnis cathering yang kemungkinan nilai jualnya sangat tinggi. Banyak acara-acara di desa karena ikatan kekeluargaanya masih kuat. Peluang ini harus kita manfaatkan. Caranya dengan mempromosikan produk melalui internet. Di setiap RT/RW pasti ada grup whatsapp, entah itu whatsapp pemuda KARTAR, bapak Siskamling, ataupun WA Keluarga. Dari sanalah promosi kita mulai. Berbekal copywriting kita bisa mempromosikan betapa lezatnya masakan kita. Bisnis kuliner ini mungkin tidak begitu banyak saingan dan masih berpeluang besar untuk menjadi list bisnismu selanjutnya.

Bisnis Aqiqah dan Kurban

Terkadang mereka yang berada di kota merasa ribet apabila harus mempersiapkan aqiqah untuk anaknya. Bagi para peternak di desa ini boleh jadi peluang yang sangat menjanjikan. Melalui promosi tertentu, kita bisa menggaet para orang tua yang sedang dan akan mengaqiqah anaknya. Siapkan paket yang menarik, semisal dua kambing+masak  seharga sekian juta, dan lain-lain. Itu sangat simpel, tugas kita selanjutnya adalah bagaimana proses pengiriman ke rumah mereka yang punya aqiqah.

Ide Bisnis Rumahan di desa, Seperti Bisnis Tour dan Ziarah

Kita bisa menjadi perantara antara armada bus dengan orang-orang di desa yang sedang membutuhkan carteran untuk tour dan ziarah. Orang desa, terutama di Jawa, terkenal punya kebiasaan bepergiaan secara rombongan entah itu untuk wisata ataupun ziarah makam. Terkadang mereka juga tidak mau ribet untuk mencari akomodasi armada bus maupun resto. Peluang ini juga menjanjikan bagi kita yang ingin mencari ide bisnis di desa. Memang tidak selamanya ramai ini bisnis, tapi bisa menjadi ladang yang menjanjikan saat musim-musim tertentu.

Bisnis Pengurusan, Perpanjangan STNK, SIM, BPKB, dll.

Ini bisnis yang membutuhkan ketekunan dan mental yang berani level dewa. Tapi bukan makelar lho ya yang kita maksudkan di sini. Tetapi bisnis ini adalah murni bisnis mengurus surat-surat (STNK, SIM, BPKB) secara legal melalui aturan hukum yang jelas. Kita bisa membantu mereka yang berada di desa tapi malas atau enggan mengurus sendiri surat-surat kendaraan bermotornya. Berbekal ketelatenan untuk riwa-riwi dan sedikit promosi melalui whatsapp atau facebook pasti akan mendapatkan client pertamamu. Syaratnya kita harus paham betul bagaimana prosedur pengurusan surat-surat tersebut, serta pihak mana saja yang harus kita tuju.

Itulah beberapa ide bisnis rumahan di desa yang layak kita coba. Semuanya membutuhkan ketelatenan, karena harus mengubah sesuatu yang tidak berniali jual menjadi bernilai jual. Untuk itu kita membutuhkan strategi promosi yang juga tepat, khususon untuk bapak-ibu/mbah/adek/mas/mbak di desa. Promosi melalui whatsapp dan facebook sepertinya menjadi strategi ampuh untuk menyasar pangsa ini. Selamat mencoba.

Tinggalkan Komentar

Buka WhtasApp
Hallo.
Ada yang bisa kami bantu?
Klik disini untuk chat Via WhatsApp