Efek Belum Gajian bagi Produktifitas Karyawan Ini Diantaranya

Efek Belum Gajian – Sebagai pegawai pasti akan mendapatkan gaji yang diterima setiap bulannya. Dalam gaji tersebut biasanya tidak hanya gaji yang didapat tetapi tunjangan-tunjangan yang telah dijanjikan sebelumnya. Gaji pun menjadi hal yang paling krusial bagi karyawan karena ini menyangkut kesajahteraan karyawan yang diberikan oleh perusahaan. Dan gaji pun bisa menjadi alasan karyawan untuk meninggalkan perusahaan jika karyawan merasa gaji yang diberikan oleh perusahaan sudah tidak sesuai dengan kapasitas pekerjaan yang diberikan.

Gaji Karyawan

Gaji adalah merupakan hak karyawan yang harus dibayarkan oleh perusahaan atas kontribusi yang telah diberikan kepada perusahaan berupa waktu, tenaga, dan pikiran. Tujuan dari pemberian gaji adalah untuk menjamin sebuah keadilan dalam pekerjaan. Gaji pun diberikan seesuai dengan posisi yang dijabat oleh karyawan tersebut. Penggajian pun didasarkan oleh beberapa factor, yakni kemampuan, kinerja, posisi, dan level pendidikan.

Adapun beberapa fungsi gaji adalah

  1. Memotivasi Karyawan
  2. Mendorong stabilitas dan pertumbuhan ekonomi
  3. Mempertahankan keberadaan karyawan untuk jangka panjang

Pembayaran Gaji Karyawan

Dalam membayarkan gaji karyawan ada beberapa hal yang harus anda ketahui:

  • Gaji pokok

Gaji pokok merupakan komponen dasar pendapatan seorang karyawan yang digunakan sebagai standar untuk menghitung komponen lainnya seperti potongan, tunjangan atau insentif, uang lembur dan lain sebagainya.

Mengacu pada Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 Pasal 94 tentang Ketenagakerjaan, besaran gaji pokok paling kecil adalah 75% dari upah keseluruhan karyawan, berupa gaji netto atau bersih dan tunjangan tetap. Umumnya, besaran gaji pokok harus ketetapan berdasarkan UMR atau upah minimum regional yang berlaku pada wilayah itu. Selain itu, posisi dan jabatan juga turut berperan dalam menentukan besaran gaji pokok.

  • Tunjangan Tetap

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1990, tunjungan tetap adalah pembayaran yang teratur berkaitan dengan pekerjaan yang perusahaan berikan secara tetap untuk karyawan serta kita bayarkan dalam satuan waktu yang sama dengan pembayaran upah pokok.

Dengan kata lain, tunjangan tetap dapat kita artikan sebagai manfaat atau benefit yang karyawan terima jika Anda bekerja di suatu perusahaan. Besarnya tunjangan tetap dapat berubah apabila karyawan mengalami kenaikan jabatan atau bahkan penurunan. Tunjangan tetap juga tidak terpengnaruh oleh hal-hal seperti ketidakhadiran atau kinerja karyawan.

  • Tunjangan Tidak Tetap

Masih menurut surat edaran menteri yang sama, tunjangan tidak tetap adalah suatu pembayaran secara langsung atau tidak langsung berkaitan dengan pekerja. Kita berikan secara tidak tetap untuk pekerja dan keluarganya serta pembayarannya menurut satuan waktu yang tidak sama dengan waktu pembayaran upah pokok. Bedanya dengan tunjangan tetap, tunjangan tidak tetap dipengaruhi oleh faktor-faktor tertentu seperti kehadiran, keterlambatan,  performa karyawan dan lain sebagainya.

  • Potongan

Selain tunjangan, komponen gaji yang lainnya ada berupa potongan. Potongan adalah sesuatu yang dapat mengurangi jumlah penghasilan. Potongan tersebut umumnya terdiri dari pajak dan berbagai iuran BPJS baik kesehatan maupun ketenagakerjaan. Disamping potongan-potongan yang disebutkan di atas, ada pula potongan yang tidak bersifat tetap dan bergantung pada kebijakan masing-masing karyawan.

  • Bonus

Bonus adalah kompensasi yang perusahaan berikan kepada karyawan atas kinerjanya yang baik serta memberikan dampak baik kepada perusahaan. Yang termasuk dalam kategori bonus adalah THR atau tunjangan hari raya, bonus tahunan dan bonus kinerja. Besaran bonus kita tentukan berdasarkan kebijakan masing-masing perusahaan.

Faktor-Faktor Penyebab Gaji Karyawan Menunggak

  • Penghitungan Gaji Karyawan Belum Selesai Sepenuhnya

Alasan ini merupakan sebuah alasan yang paling sering perusahaan berikan atau atasan saat Efek Belum Gajian. Perhitungan gaji atau pembukuan dapat terlambat dengan berbagai alasan. Jika perusahaan telat membayar dengan alasan ini, karyawan harus membicarakan dengan atasan kapan pastinya gaji mereka turun.

  • Tagihan Customer Belum Dibayar

Hal ini sering terjadi pada perusahaan yang jumlah transaksinya sedikit/sedang, namun nilainya besar. Gaji karyawan akan telat anda bayar saat pelanggan mereka juga telat membayar. Jika keterlambatan pembayaran penyebabnya oleh hal ini, tidak hanya karyawan, perusahaan pun juga akan mendapat masalah.

  • Terdapat Masalah pada Transfer

Hal ini memang sepele, tetapi dapat terjadi. Masalah pada transfer bank dapat membuat pembayaran gaji karyawan terlambat datang. Namun, kasus ini sangat jarang terjadi. Jika hal ini terjadi, biasanya tidak akan berlangsung lama. Banyak alasan yang membuat masalah terjadi saat transfer kita lakukan.

  • Perusahaan Mengalami Defisit pada Neraca Keuangan

Penyebab ini tentu tidak kita harapkan oleh semua orang yang terlibat di perusahaan. Jika perusahaan mengalami kerugian, maka atasan akan membuat skala prioritas di mana penghasilan yang sedikit itu akan teralokasikan. Tentu, prioritas utama adalah agar perusahaan tetap hidup. Keterlambatan pembayaran gaji karyawan adalah konsekuensi yang harus kita ambil sebagai perusahaan dengan prioritas seperti itu. Jika hal ini terjadi, sebaiknya karyawan tidak berharap banyak pada perusahaan yang ia tempati, dan bersiap-siap untuk keluar atau kena surat pengeluaran.

Efek Gajian Telat Bagi Produktifitas Karyawan

  • Sistem keuangan menjadi kacau

Keterlambatan gaji bisa terjadi sehari, seminggu, sebulan, bahkan parahnya bisa lebih dari itu. Gaji yang terlambat lama tentu akan memberi dampak berupa sistem keuangan Anda menjadi kacau. Penundaan gaji lebih dari sebulan akan benar-benar memberi dampak pada sistem keuangan Anda, seperti tidak bisa menabung, atau terlambat membayar cicilan sehingga bunga membengkak.

  • Menunda banyak hal

Dampak lain gaji yang terlambat yaitu Anda akan terpaksa menunda banyak hal. Semisal Anda sudah mempersiapkan untuk membeli gadget baru ketika hari gajian. Jika gaji terlambat cair, maka otomatis Anda pun akan menunda membeli gadget. Penundaan gaji ini bisa sangat merugikan Anda, lho.

Baca Juga : Cara Mencari Pemasukan Tambahan

  • Menurunnya semangat kerja

Selain memengaruhi finansial, Efek Belum Gajian juga memberi dampak terhadap kinerja Anda. Terlambatnya gaji bisa menurunkan semangat kerja Anda. Biasanya ini karena Anda sebagai karyawan merasa tidak merasa berharga setelah melakukan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Perusahaan yang tidak memberikan hak karyawan tepat waktu berisiko membuat suasana bekerja tidak lagi nyaman dan rasa malas untuk menyelesaikan pekerjaan.

  • Mempertanyakan kredibilitas perusahaan

Gaji yang sering terlambat dan terjadi berulang menunjukkan bahwa terdapat sistem yang salah di perusahaan. Hal ini akan membuat Anda sebagai karyawan bertanya-tanya mengenai kredibilitas perusahaan. Rumor akan segera menyebar dari mulut ke mulut atau media sosial sehingga banyak calon pencari kerja menghindari perusahaan tersebut. Dengan begitu, perusahaan akan memiliki citra yang buruk di mata karyawannya dan juga orang luar.

  • Tidak lagi loyal pada perusahaan

Semakin sering gaji yang dibayarkan terlambat, maka semakin tidak loyal para karyawan pada perusahaannya. Apakah Anda pernah meraskan hal ini? Hal terburuk yang mungkin terjadi, keterlambatan gaji bisa menjadi pemicu resign karyawan secara massal.Efek Belum Gajian bisa menyebabkan perusahaan akan mengalami kolaps hingga bangkrut. Efek bagi karyawan yang telah resign, tentu saja tidak memiliki perkerjaan sementara waktu sampai mendapatkan pekerjaan baru.

Tinggalkan Komentar

Buka WhtasApp
Hallo.
Ada yang bisa kami bantu?
Klik disini untuk chat Via WhatsApp