5 Cara Membangun Kekompakan Tim dalam Perusahaan

Cara membangun kekompakan tim – Dalam pencapaian target kerja, membutuhkan kerja sama tim yang sangat baik. Sebagai pengelola perusahaan, Anda tentu selalu mengincar pelamar kerja yang bisa bekerja dalam tim. Daripada yang sekadar memiliki IPK tinggi atau prestasi akademik.

Mampu bekerja sama dalam tim ini penting karena dengan tim yang kompak, maka pekerjaan akan lebih lancar. Dan ketika ada permasalahan, perusahaan dapat memecahkan persoalan tersebut dengan seefisien mungkin. Selain itu juga mampu menggali ide-ide yang inovatif dari anggota perusahaan.

Namun di sisi lain, cara membangun kekompakan tim yang solid bukan perkara mudah. Tak jarang sebuah divisi atau tim baru akan menemukan kekompakan setelah beberapa tahun bekerja bersama.

Bagi Anda yang ingin membangun kekompakan tim kantor, kami punya beberapa cara yang mungkin bisa Anda terapkan. Bagaimana caranya? Langsung saja simak pembahasan lengkapnya di bawah ini.

Cara Membangun Kekompakan Tim

1. Kondisi Perusahaan yang Stabil

Saat perusahaan sedang mengalami masalah atau status kerja tidak jelas, ternyata dapat berpengaruh pada kinerja tim. Tak jarang kerja tim akan menjadi sedikit berantakan. Mengapa bisa seperti itu? Hal ini terjadi bisa karena para anggotanya tengah merasa tertekan.

Permasalahan yang terjadi pada perusahaan tidak hanya akan membuat pemilik perusahaan stress. Tetapi ada kemungkinan karyawan juga akan mengalami hal yang sama. Dalam kondisi tertekan, karyawan tentu tidak bisa bekerja sama dengan baik. Dan bisa timbul perpecahan di dalamnya.

Seperti misalnya satu karyawan mulai mengundurkan diri. Dan bukan tidak mungkin karyawan lain akan mengikuti jejaknya. Karena sejatinya mereka bekerja untuk mendapatkan uang. Jika mereka tidak bisa mengandalkan perusahaan Anda, maka mereka akan mencari tempat kerja yang baru.

Nah, agar kondisi kerja stabil dan kekompakan tim tetap berjalan, maka selesaikan setiap permasalahan dengan cepat dan tepat. Jangan ragu untuk melibatkan karyawan dalam pengambilan keputusan. Karena jika karyawan terlibat langsung dalam menentukan masa depan perusahaan, maka akan timbul rasa memiliki pada perusahaan Anda.

Hal ini mampu meminimalisir terjadinya turnover karyawan dan tim akan tetap solid. Dengan begitu, para karyawan bisa lebih tenang dalam menyelesaikan tugas harian dan dapat mencapai target kerja dengan cepat.

2. Memperbaiki Struktur Organisasi Tim

Bagaimana struktur organisasi tim dalam perusahaan Anda? Apakah sudah jelas? Jika struktur organisasi dan pembagian kerja tidak jelas, maka dapat timbul perpecahan dalam tim tersebut.

Perusahaan dengan struktur organisasi yang jelas ternyata mampu membuat kerja tim menjadi lebih solid dan kompak. Mengapa demikian? Karena dengan struktur yang jelas, karyawan akan fokus pada pengembangan dan penyelesaian job desc-nya masing-masing terlebih dahulu. Baru kemudian membantu pekerjaan karyawan lain yang belum terselesaikan.

Misalnya jika salah satu karyawan sudah menyelesaikan tanggung jawabnya, maka tidak ada salahnya karyawan tersebut membantu pekerjaan karyawan lain. Walaupun tidak menjadi tanggung jawabnya, namun pekerjaan tersebut masih menjadi tanggung jawab tim.

3. Berikan Perintah yang Jelas

Bagi divisi atau tim yang kedatangan karyawan baru, berikanlah perintah dengan jelas kepada mereka. Jangan lupa juga untuk menyampaikan hal-hal yang seharusnya mereka capai dalam kurun waktu tertentu.

Hal ini perlu Anda lakukan agar karyawan baru tersebut cepat memahami dan mudah untuk beradaptasi dengan job desc ataupun rekan kerjanya yang baru. Sehingga nantinya karyawan baru tersebut akan menjadi salah satu bagian tim solid tanpa membutuhkan waktu yang terlalu lama.

Dengan begini, maka kinerja tim akan selalu optimal walaupun kedatangan karyawan baru.

Baca juga: Tips Membimbing Karyawan Baru agar Kinerja Jadi Maksimal

4. Adakan Bimbingan

Cara membangun kekompakan tim yang selanjutnya adalah dengan mengadakan bimbingan. Namun bukan seperti bimbingan dalam dunia pendidikan lho ya.

Selain informasi yang jelas, para karyawan baru kami sarankan agar mendapat pelatihan atau bimbingan dari para manajer atau senior. Karena bimbingan tersebut merupakan bekal bagi mereka untuk semakin mengerti dan mengenal tentang pekerjaan barunya.

Anda bisa mengadakan masa training selama beberapa minggu hingga satu bulan bagi karyawan baru. Saat masa training inilah senior atau manajer perlu mentransfer ilmu yang ia miliki kepada karyawan baru.

Mentransfer ilmu tidak hanya membuat karyawan baru semakin paham dengan pekerjaannya. Tetapi ternyata juga bisa mempererat hubungan antara karyawan baru dan karyawan lama lho. Sebagai karyawan baru tentu memerlukan adaptasi. Dan dengan bimbingan ini, karyawan baru bisa lebih mudah untuk beradaptasi dan mendapatkan teman baru.

5. Dukungan dari Perusahaan

Cara membangun kekompakan tim dan menciptakan kerjasama tim yang solid, memerlukan peran perusahaan. Tidak bisa hanya mengandalkan para anggotanya saja. Pihak perusahaan juga harus ikut andil. Lalu apa yang perlu perusahaan lakukan?

Salah satu caranya mungkin perusahaan bisa membangun kekompakan para karyawan melalui berbagai kegiatan.  Misalnya dengan mengadakan games atau permainan untuk hiburan setiap dua minggu atau satu bulan sekali. Carilah ide permainan yang membutuhkan kerja sama.

Baca juga: 5 Alasan Pentingnya Kerja Sama dalam Tim Sebuah Perusahaan

Selain itu perusahaan juga bisa memberi liburan atau outing bersama setiap satu sampai dua kali dalam setahun. Hal ini bertujuan agar karyawan Anda dapat lebih mengenal pribadi masing-masing di luar jam kerja dan juga di luar kantor.

Itulah 5 cara membangun kekompakan tim yang bisa Anda terapkan. Atau Anda sudah menerapkan salah satunya? Jika sudah, maka Anda sudah satu langkah lebih maju. Namun jika belum, Anda bisa menerapkannya mulai sekarang. Karena biar bagaimanapun, kekompakan tim adalah aset yang tak ternilai bagi perusahaan.

Tinggalkan Komentar

Buka WhtasApp
Hallo.
Ada yang bisa kami bantu?
Klik disini untuk chat Via WhatsApp